Nata de Coco adalah makanan pencuci mulut (desert). Nata de Coco merupakan makanan yg tidak sedikit mengandung serat, mengandung selulosa kadar tinggi yg berguna bagi kesehatan dalam menopang pencernaan.

Kadungan kalori yg rendah kepada Nata de Coco adalah pertimbangan yg cocok product Nata de Coco sbg makan diet. Dari sudut penampilannya makanan ini mempunyai nilai estetika yg tinggi, tampilan warna putih agak bening, tekstur kenyal, aroma segar. Dgn tampilan tersebut sehingga nata sbg makanan desert mempunyai daya tarik yg tinggi. Dari sisi ekonomi produksi nata de coco menjanjikan nilai tambah. Pengerjaan nata yg diperkaya bersama vitamin & mineral bakal mempertinggi nilai gizi dari product ini.

Nata de Coco dibentuk oleh spesies bakteri asam asetat terhadap permukaan cairan yg mengandung gula, sari buah, atau ekstrak tanaman lain. Sekian Banyak spesies yg termasuk juga bakteri asam asetat sanggup menempa selulosa, tetapi sejauh ini yg paling tidak sedikit dipelajari merupakan Acetobacter xylinum. Bakteri Acetobacter xylinum termasuk juga genus Acetobacter. Bakteri Acetobacter xylinum bersifat Gr negatip, aerob, berbentuk batang pendek atau kokus.

Pemanfaatan limbah pengolahan kelapa berupa air kelapa ialah trick memaksimalkan pemanfaatan buah kelapa. Limbah air kelapa pass baik difungsikan buat substrat pelaksanaan Nata de Coco. Dalam air kelapa terdapat beragam nutrisi yg mampu digunakan bakteri penghasil Nata de Coco. Nutrisi yg terkandung dalam air kelapa antara lain : gula sukrosa 1,28%, sumber mineral yg beraneka antara lain Mg2+ 3,54 gr/l, juga adanya factor supporter pertumbuhan (growth promoting elemen) adalah senyawa yg bisa meningkatkan pertumbuhan bakteri penghasil nata (Acetobacter xylinum).

Adanya gula sukrosa dalam air kelapa bakal difungsikan oleh Acetobacter xylinum juga sebagai sumber energi, ataupun sumber karbon utk mencetak senyawa metabolit diantaranya yakni selulosa yg menempa Nata de Coco. Senyawa peningkat pertumbuhan mikroba (growth promoting elemen) dapat meningkatkan pertumbuhan mikroba, sedangkan adanya mineral dalam substrat dapat meringankan meningkatkan aktifitas enzim kinase dalam metabolisme di dalam sel Acetobacter xylinum utk membuahkan selulosa.

Dgn perrtimbangan di atas sehingga pemanfaatan limbah air kelapa yakni upaya pemanfaatan limbah jadi product yg mempunyai nilai tambah

lihat juga es nata de coco

Advertisements